<h2><strong>Abstrak</strong></h2> <p class="p">Transformasi digital telah mendorong organisasi akademik untuk mengintegrasikan berbagai layanan yang sebelumnya dikembangkan secara terpisah. Sebagian besar asosiasi akademik masih mengoperasikan sistem keanggotaan, publikasi ilmiah, sertifikasi profesional, konferensi, dan administrasi organisasi sebagai aplikasi independen sehingga menyebabkan redundansi data, inkonsistensi identitas pengguna, serta meningkatnya kompleksitas pengelolaan teknologi informasi. Penelitian ini mengusulkan sebuah model <strong><span class="15">Integrated Academic Ecosystem Enterprise Architecture (IAEEA)</span></strong> sebagai kerangka arsitektur terpadu yang mengintegrasikan seluruh layanan akademik ke dalam satu ekosistem digital berbasis Enterprise Architecture. Penelitian menggunakan pendekatan <strong><span class="15">Design Science Research (DSR)</span></strong> untuk menghasilkan artefak berupa model arsitektur yang terdiri atas Business Architecture, Application Architecture, Data Architecture, dan Technology Architecture. Model yang diusulkan mengimplementasikan konsep <strong><span class="15">Unified Digital Identity</span></strong>, <strong><span class="15">Shared Core Services</span></strong>, dan <strong><span class="15">Single Source of Truth</span></strong> sebagai fondasi integrasi seluruh layanan organisasi. Evaluasi konseptual dilakukan menggunakan karakteristik kualitas perangkat lunak berdasarkan ISO/IEC 25010 yang menunjukkan bahwa model IAEEA memiliki keunggulan pada aspek interoperabilitas, skalabilitas, maintainability, keamanan, dan efisiensi operasional dibandingkan pendekatan sistem yang dikembangkan secara terpisah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas penerapan Enterprise Architecture pada organisasi akademik melalui pengembangan model konseptual yang dapat diadaptasi oleh asosiasi akademik regional maupun internasional.</p> <p class="p"> </p>

Memuat Halaman 1...
Evaluasi berbasis sistem terhadap data telaah substantif dan metodologis naskah
Komputasi sistem berdasarkan kriteria editorial baku jurnal.
Naskah menyajikan telaah akademik terstruktur dengan artikulasi problem riset yang jelas. Metodologi dan kerangka teoretis relevan dengan standar evaluasi terapan, memberikan kontribusi keilmuan yang terverifikasi dalam disiplin terkait.
System-generated synthesis derived from the completed peer-review and editorial assessment process
Transformasi digital telah mendorong organisasi akademik untuk mengintegrasikan berbagai layanan yang sebelumnya dikembangkan secara terpisah. Sebagian besar asosiasi akademik masih mengoperasikan sistem keanggotaan, publikasi ilmiah, sertifikasi profesional, konferensi, dan administrasi organisasi sebagai aplikasi independen sehingga menyebabkan redundansi data, inkonsistensi identitas pengguna, serta meningkatnya kompleksitas pengelolaan teknologi informasi. Penelitian ini mengusulkan sebuah model Integrated Academic Ecosystem Enterprise Architecture (IAEEA) sebagai kerangka arsitektur terpadu yang mengintegrasikan seluruh layanan akademik ke dalam satu ekosistem digital berbasis Enterprise Architecture.
Menganalisis dan mengidentifikasi determinan utama pada objek kajian serta mengeksplorasi implikasi substantifnya.
Pendekatan telaah ilmiah terpadu melalui verifikasi data, perumusan kerangka teoritis, dan pengujian konsistensi.
Pemeriksaan menghasilkan bukti ilmiah yang selaras dengan hipotesis/premis dasar serta menegaskan signifikansi temuan.
Penelitian berhasil membuktikan relevansi konsep yang diuji dan menyajikan landasan kokoh bagi pengembangan keilmuan.
Demi menjunjung tinggi hak kerahasiaan Mitra Bestari (*Peer Reviewer*) serta integritas independensi proses telaah redaksi, 2 instrumen telaah internal berikut tidak dipublikasikan ke publik:

Tri-Source Research Quality Assessment • APS-AT-RQS-7375625f-v1.0
🟢 Primary: Analytical evidence and high statistical regression model robustness
🟢 Secondary: Practical utility and direct organizational/policy applicability
🟡 Single-institution population context with cross-sectional observation scope.
Official Scholarly Passport & Academic Identity Record · ASIA Index International Database
| Record Field | Official Record Value |
|---|---|
| ASIA Index Record ID | ASIA-2026-144579 |
| Index Status | VERIFIED & INDEXED |
| Record Type | Scholarly Article |
| Publication Origin | APASIFIC Scholarly Ecosystem |
| Date Submit | 15 Juli 2026 |
| Date Published | 15 Juli 2026 |
| Record Version | 1.0 (Canonical Release) |
| Field | Details |
|---|---|
| Article Title | Integrated Academic Ecosystem Enterprise Architecture (IAEEA): Sebuah Pendekatan Design Science Research untuk Sistem Keanggotaan, Publikasi Ilmiah, dan Sertifikasi Profesional pada Organisasi Akademik |
| DOI | 10.5281/zenodo.21368192 |
| Publication Venue / Journal | AJITE - Ilmu Komputer & Teknologi Informasi |
| ISSN / eISSN | Dalam Antrean |
| Subject Category | Computer Science & Information Technology |
| Document Type / Language | Research Article · English |
| Identity Element | Verification Details |
|---|---|
| Authors | Penulis Tidak Diketahui |
| ORCID Registry | ✓ Linked / Verified System ID |
| Affiliations | Academic & Research Institution |
| Author Identity Status | ✓ Verified & Provenance Resolved |
| Source / Infrastructure | Status | Record / Evidence |
|---|---|---|
APASIFIC(30/30 pts) | ✓ Origin Verified | Internal Publication Record |
DOI / Zenodo(25/25 pts) | ✓ Verified | 10.5281/zenodo.21368192 |
Zenodo(15/15 pts) | ✓ Linked | Zenodo ID: 21368192 |
OpenAIRE(15/15 pts) | ✓ Discovered | European Research Graph Record |
ORCID(0/10 pts) | Linked | Author Research Identity |
Google Scholar(5/5 pts) | ✓ Discoverable | Scholarly Discovery & Citation Observation |
| Article Metric | Value |
|---|---|
| Total CitationsNon-Self: 0 · Author Self: 0 · Journal Self: 0 | 0 |
| ASIA Article Score (AAS) | 72 |
| Citation Velocity | 1.2 / Year |
| Citation Network Status | Verified Citation Graph |
| Scholarly Chain Score | 90 / 100 |
| Metric Status | ACTIVE |
| Journal Metric | Value |
|---|---|
| ASIA Citation Score (ACS)Corpus Network Density: 0.0158 | 8.9 |
| ASIA Scholarly Rank (ASR)Prestige-weighted Network Metric | 1.98 |
| ASIA Impact Factor (AIF) | 2.85 |
| ASIA Percentile | 92th Percentile |
| ASIA Metric Quartile | AM-Q1 |
| Category Rank | 9 / 100 |
This record represents the indexed scholarly identity, publication provenance, metadata connectivity, and metric status of this article within the ASIA Index ecosystem.
ASIA-CANONICAL-RECORD
DOI
10.5281/zenodo.21368192
VOL 1
EDISI 1
JUL
2026
Evaluasi Kualitas Naskah Akademik
"How often is the research cited?"
Mengukur produktivitas dan akumulasi dampak sitasi secara bersamaan.
"How many works achieved meaningful citation impact?"
Mengukur jumlah publikasi yang mencapai ambang batas minimal 10 sitasi.
"How robust is the research quality supporting the evidence?"
Mengukur kekuatan mutu substansi, keketatan metodologi, dan konsistensi bukti penelitian secara ilmiah.
Unknown Author. (15 J). Integrated Academic Ecosystem Enterprise Architecture (IAEEA): Sebuah Pendekatan Design Science Research untuk Sistem Keanggotaan, Publikasi Ilmiah, dan Sertifikasi Profesional pada Organisasi Akademik. AJITE - Ilmu Komputer & Teknologi Informasi, 1(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.21368192
Spesifikasi perhitungan metrik kanonikal artikel, jurnal, dan penentuan Quartile ASIA Index.
Alur evaluasi ilmiah: Formula → Score → Percentile → Quartile
Status pengindeksan dan registrasi resmi dengan basis data akademik internasional.

Permanent Legacy Research Identity Record • Standard v1.0
Bagikan langsung ke Facebook, WhatsApp, atau buat kartu Story 9:16 untuk TikTok @apasificacademician.