<h2><strong>Abstrak</strong></h2> <p class="p">Transformasi digital telah mendorong organisasi akademik untuk mengintegrasikan berbagai layanan yang sebelumnya dikembangkan secara terpisah. Sebagian besar asosiasi akademik masih mengoperasikan sistem keanggotaan, publikasi ilmiah, sertifikasi profesional, konferensi, dan administrasi organisasi sebagai aplikasi independen sehingga menyebabkan redundansi data, inkonsistensi identitas pengguna, serta meningkatnya kompleksitas pengelolaan teknologi informasi. Penelitian ini mengusulkan sebuah model <strong><span class="15">Integrated Academic Ecosystem Enterprise Architecture (IAEEA)</span></strong> sebagai kerangka arsitektur terpadu yang mengintegrasikan seluruh layanan akademik ke dalam satu ekosistem digital berbasis Enterprise Architecture. Penelitian menggunakan pendekatan <strong><span class="15">Design Science Research (DSR)</span></strong> untuk menghasilkan artefak berupa model arsitektur yang terdiri atas Business Architecture, Application Architecture, Data Architecture, dan Technology Architecture. Model yang diusulkan mengimplementasikan konsep <strong><span class="15">Unified Digital Identity</span></strong>, <strong><span class="15">Shared Core Services</span></strong>, dan <strong><span class="15">Single Source of Truth</span></strong> sebagai fondasi integrasi seluruh layanan organisasi. Evaluasi konseptual dilakukan menggunakan karakteristik kualitas perangkat lunak berdasarkan ISO/IEC 25010 yang menunjukkan bahwa model IAEEA memiliki keunggulan pada aspek interoperabilitas, skalabilitas, maintainability, keamanan, dan efisiensi operasional dibandingkan pendekatan sistem yang dikembangkan secara terpisah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas penerapan Enterprise Architecture pada organisasi akademik melalui pengembangan model konseptual yang dapat diadaptasi oleh asosiasi akademik regional maupun internasional.</p> <p class="p"> </p>

Memuat Halaman 1...

DOI
10.5281/zenodo.21368192
VOL 1
EDISI 1
JUL
2026
Unknown Author. (15/7). Integrated Academic Ecosystem Enterprise Architecture (IAEEA): Sebuah Pendekatan Design Science Research untuk Sistem Keanggotaan, Publikasi Ilmiah, dan Sertifikasi Profesional pada Organisasi Akademik. AJITE - Ilmu Komputer & Teknologi Informasi, 1(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.21368192

Publisher: PT Bernas Sumut Jaya
Legal Entity: AHU-0034291.AH.01.01.2026
KBLI: 58110 (Penerbitan Buku/Jurnal) & 63121 (Penerbitan Portal Web Digital)
Status: Verified
Status Indeks Jurnal
Jurnal akademik ASIA resmi didirikan pada tahun 2026. Kami secara aktif mengejar pengindeksan dan registrasi dengan basis data akademik internasional terkemuka dan platform akses terbuka.
Semua jurnal ASIA telah resmi memulai proses pendaftaran basis data internasional. Hasil dan penahapan tunduk pada jadwal peninjauan masing-masing badan.

Publikasi APASIFIC telah aktif dan artikel baru terindeksasi melalui Google Scholar.

Pendaftaran DOI Crossref APASIFIC sedang diproses untuk identifikasi permanen publikasi.

Pengajuan ISSN APASIFIC telah dilakukan dan saat ini berada dalam antrian proses.

Repositori publikasi APASIFIC yang menyediakan penyimpanan terbuka dan DOI untuk rekam publikasi.

Publikasi APASIFIC telah terhubung melalui ekosistem Zenodo dan OpenAIRE untuk discovery ilmiah.

Identitas peneliti dan publikasi APASIFIC terintegrasi melalui persistensi researcher identifier ORCID.

Proses SINTA menunggu ISSN jurnal dan pemenuhan persyaratan akreditasi.

Pengajuan DOAJ dilakukan setelah ISSN tersedia dan seluruh persyaratan kelayakan terpenuhi.

Indeksasi panel Scopus merupakan target pengembangan setelah persyaratan editorial dan rekam publikasi terpenuhi.

Web of Science merupakan target pengembangan setelah persyaratan editorial dan rekam publikasi terpenuhi.